Contoh Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan

Contoh Surat Penagihan Hutang

Contoh Surat Penagihan Hutang

Contoh Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan – Ketika seseorang atau perusahaan melakukan pinjaman dana kepada pihak lain, maka akan dibuat suatu perjanjian mengenai pembayaran atau pengembalian pinjaman tersebut. Sudah seharusnya kita mengembalikannya tepat waktu sesuai dengan kesepakatan di awal perjanjian.

Dan apabila kita terlambat atau belum mampu melunasinya ketika jatuh tempo, maka biasanya pihak pemberi pinjaman akan memberikan semacam Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan kepada kita. Tujuannya adalah untuk memperingatkan kita bahwa sudah saatnya kita melunasi atau mengembalikan pinjaman tersebut.

Cara Membuat Surat Penagihan Hutang

Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan ini juga dapat digunakan untuk menarik angsuran atau tunggakan pembayaran barang yang telah dibeli oleh suatu perusahaan.

Bagi para pembaca yang kebetulan bertindak sebagai pihak yang memberikan Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan, pada artikel kali ini kita akan membahasnya sampai tuntas.

Dalam menyusun Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan, secara garis besar terdapat beberapa poin yang harus diperhatikan. Antara lain sebagai berikut :

  1. Kop perusahaan. Seperti surat resmi pada umumnya, dalam Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan harus menyertakan kop resmi perusahaan. Hal ini bertujuan sebagai bukti bahwa Surat Penagihan Hutang/Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan tersebut memang dikeluarkan langsung oleh perusahaan yang bersangkutan.
  2. Nomor, perihal, dan lampiran. Mencantumkan perihal surat dan lampiran bila ada.
  3. Pihak yang dituju. Menyebutkan secara jelas nama pihak yang dituju beserta alamatnya.
  4. Pembuka surat. Pembuka surat biasanya berisi salam pembuka dan kalimat pembuka.
  5. Isi surat. Isi Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan memuat tentang maksud dan tujuan surat tersebut. Cantumkan pula nominal yang dimaksud serta waktu pelunasan yang dikehendaki oleh perusahaan.
  6. Penutup surat. Berisi ucapan terima kasih dan salam penutup.
  7. Pengirim dan stempel perusahaan. Tanda tangan dan nama lengkap pengirim harus jelas, bubuhkan pula stempel resmi perusahaan.

Untuk memperjelas para pembaca tentang bagaimana bentuk Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan ini, berikut seperti biasa kami cantumkan beberapa Contoh Surat Penagihan Hutang / Pemberitahuan Tunggakan Perusahaan untuk sekadar referensi.

Contoh 1 :

PT. MAJU TERUS PANTANG MUNDUR

Jalan Sunan Gunung Muria 45, Kudus, Jawa Tengah

Telepon : 0295-000-0000, Fax : 0295-000-0000

Web : http://www.maju.com

Kudus, 20 Maret 2016

Nomor : ….. / ….. / ….. / …..

Lampiran : ……………..

Perihal : Penagihan Pembayaran

Yang terhormat,

Manager

CV. Sinar Mandiri Adiguna

Jalan Lampersari 222, Genuk, Semarang

Dengan hormat,

Dengan ini kami bermaksud memberitahukan bahwa menurut pembukuan kami , perusahaan Bapak masih memilki kewajiban pembayaran yang belum dilunasi sebesar Rp. 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah) sesuai faktur Nomor : ….. / ….. / ….. / ….. yang salinanya kami sertakan sebagai lampiran surat ini.

Mengingat saat ini telah melewati batas waktu yang telah kita sepakati di awal perjanjian, maka dengan ini kami berharap Bapak berkenan untuk segera melunasinya.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

PT. Maju Terus Pantang Mundur

Ahmad Nur Mujino, S.E.

Manajer Keuangan

Contoh 2 :

CV. ARTHA HUDA MANDIRI

Jalan Mataram 123, Sleman, Yogyakarta

Telepon : 0295 – 111222

E-mail : arthahudamandiri@email.co.id

Yogyakarta, 20 Maret 2016

Nomor : ….. / ….. / ….. / …..

Lampiran : ……………..

Perihal : Penagihan Pembayaran

Yang terhormat,

Bapak Muhammad Qomari

Jalan Kebon Agung 12, Mlati, Sleman

Yogyakarta

Dengan hormat,

Berdasarkan perjanjian utang – piutang yang telah dilakukan pada tanggal 1 Januari 2016 lalu, maka dengan ini kami memberitahukan beberapa hal sebagai berikut :

1. Sesuai perjanjian utang – piutang tercatat bahwa pengembalian peminjaman yang dilakukan oleh Bapak Muhammad Qomari telah jatuh tempo pada 10 Maret 2016 lalu. Namun hingga saat ini Bapak belum menyelesaikan seluruh kewajiban tersebut.

2. Dengan ini kami sampaikan bahwa kewajiban yang harus Bapak selesaikan sampai tanggal 10 Maret 2016 berupa pinjaman pokok dan bunga adalah sebagai berikut :

– Pinjaman pokok = Rp.5.000.000,00

– Bunga pinjaman (10%) = Rp.500.000,00 (+)

– Total = Rp.5.500.000,00

3. Sehubungan dengan hal tersebut, kami bermaksud untuk mengundang Bapak untuk hadir di kantor kami guna menyelesaikan proses pelunasan tersebut pada :

– Hari, tanggal : Senin 21 Maret 2016

– Waktu : Pukul 09.00 WIB

– Tempat : Kantor pusat CV. Artha Huda Mandiri, Jalan Mataram 123, Sleman, Yogyakarta

Perlu diketahui pula jika pada waktu yang telah ditentukan Bapak masih belum menyelesaikan proses pelunasan maka kami terpaksa akan memprosesnya sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

CV. Artha Huda Mandiri

Joko Riyono, S.T.

Manager

Demikian pembahasan kita pada artikel kali ini. Semoga dapat menjadi referensi dan bermanfaat bagi para pembaca. Sampai jumpa pada artikel dan pembahasan lainnya.