Contoh Surat Pernyataan Jejaka atau Perawan yang Baik dan Benar

Contoh Surat Pernyataan Jejaka atau Perawan

Contoh Surat Pernyataan Jejaka atau Perawan

Contoh Surat Pernyataan Jejaka / Perawan – Ketika seseorang melamar suatu pekerjaan di perusahaan tertentu, ada kalanya perusahaan tersebut memberikan satu syarat yaitu si pelamar yang akan diterima adalah yang masih berstatus bujang atau belum pernah menikah alias jejaka / perawan.

Kebijakan ini biasanya dikeluarkan oleh perusahaan – perusahaan yang menuntut profesionalisme tinggi dari para karyawannya. Karena merekan menganggap bahwa para karyawan yang masih jejaka / perawan masih bebas dari tanggung jawab keluarga yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan yang bersangkutan.

Untuk memenuhi persyaratan tersebut biasanya para pelamar diharuskan melampirkan sebuah surat pernyataan yang isinya adalah menyatakan bahwa orang yang bersangkutan masih bujang atau belum pernah menikah dan memiliki keluarga. Pernyataan tersebut biasa disebut Surat Pernyataan Jejaka / Perawan.

Cara Membuat Surat Keterangan Perjaka Atau Perawan

Surat ini lah yang akan menjadi topik pembahasan pada artikel kali ini. Selain sebagai syarat untuk melamar pekerjaan, Surat Pernyataan Jejaka / Perawan ini juga biasanya disertakan ketika seseorang ingin melangsungkan sebuah pernikahan.

Jika pada surat pernyataan biasanya dinyatakan langsung oleh orang yang bersangkutan, maka dalam Surat Pernyataan Jejaka / Perawan ini biasanya yang menyatakan adalah orang tua atau keluarga dari orang yang bersangkutan. Tujuannya adalah untuk menguatkan pernyataan keperawanan atau keperjakaan orang tersebut.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam menyusun Surat Pernyataan Jejaka / Perawan ini antara lain :

  1. Kepala surat. Kepala surat ditulis dengan huruf kapital dan biasanya berposisi center (tengah).
  2. Identitas diri orang yang dinyatakan. Menyatakan identitas diri orang yang bersangkutan secara jelas. Misalnya nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, pekerjaan, alamat, dan lain – lain.
  3. Isi pernyataan. Isi Surat Pernyataan Jejaka / Perawan pernyataan ditulis dengan singkat, padat, dan jelas.
  4. Penutup. Menutup Surat Pernyataan Jejaka / Perawan dengan kalimat yang baik dan sopan.
  5. Tanda tangan dan nama terang. Di bagian akhir Surat Pernyataan Jejaka / Perawan, tuliskan nama terang dan tanda tangan dari orang yang membuat pernyataan. Ini seperti dalam surat pernyataan pada umumnya.
  6. Materai. Agar lebih meyakinkan, berikan materai (6000) pula dalam Surat Pernyataan Jejaka / Perawan ini.

Jika para pembaca penasaran ingin mengetahui bagaimana bentuk dari Surat Pernyataan Jejaka / Perawan ini, berikut seperti biasa kami cantumkan beberapa Contoh Surat Pernyataan Jejaka / Perawan yang dapat dijadikan referensi oleh para pembaca :

Contoh Surat 1 :

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini adalah orang tua / wali dari :

Nama lengkap : Ahmad Ridlo Fadli Robbi

Tempat, tanggal lahir : Kudus, 17 Agustus 1994

Jenis kelamin : Laki – laki

Agama : Islam

Pekerjaan : Mahasiswa

Alamat : Jalan Kebon Agung 10, Mlati, Sleman, DIY

Dengan ini menyatakan sesungguhnya bahwa orang yang tersebut di atas adalah benar – benar anak saya dan hingga surat keterangan ini dikeluarkan orang yang bersangkutan masih berstatus belum menikah (Jejaka / Perawan).

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sejujurnya. Apabila di kemudian hari nanti terdapat sesuatu yang kurang sesuai dengan isi pernyataan ini, maka saya bersedia mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum.

Yogyakarta, 21 Maret 2016

Yang menyatakan,

[materai]

Muh. Toni Hermanto

Contoh Surat 2 :

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini adalah Orang Tua / Wali *) dari :

Nama lengkap : Aprilia Dwi Sri Handayani

Tempat, tanggal lahir : Pati, 23 Mei 1994

Jenis kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Pekerjaan : –

Alamat : Desa Ronggo, RT 02, RW 04, Kec. Jaken, Kab. Pati

Dengan ini menyatakan sesungguhnya bahwa orang yang tersebut di atas adalah benar – benar Anak / Adik / Keponakan *) saya dan hingga surat keterangan ini dikeluarkan orang yang bersangkutan masih berstatus belum menikah (Jejaka / Perawan *)).

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sejujurnya. Apabila di kemudian hari nanti terdapat sesuatu yang tidak sesuai dengan isi pernyataan ini, maka saya bersedia mempertanggungjawabkannya sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.

Pati, 21 Maret 2016

Pembuat pernayataan,

[materai]

Suwardi Subhan

Keterangan :

*) = Coret yang tidak perlu

Demikian beberapa Contoh Surat Pernyataan Jejaka / Perawan yang dapat kami berikan kepada para pembaca. Semoga Contoh Surat Pernyataan Jejaka / Perawan tersebut dapat bermanfaat dan membantu para pembaca yang sedang mencari referensi untuk menyusun Surat Pernyataan Jejaka / Perawan. Sekian dan sampai jumpa di pembahasan lainnya.