Contoh Surat Kuasa Perseorangan dan Kedinasan Berbagai Keperluan

Surat Kuasa

Surat Kuasa

Contoh Surat Kuasa – Memberikan sebuah wewenang atau sebuah kuasa kepada orang lain bukanlah sesuatu yang mudah dan dapat disepelekan. Bahkan hal ini sampai diatur oleh perundang-undangan. Dalam memberikan suatu perintah atau kuasa kepada orang lain harus melewati serangkaian prosedur yang berlaku. Oleh karena itu seseorang tidak bisa sembarangan memberi suatu kuasa kepada orang lain. Dan seseorang juga tidak bisa seenaknya melakukan suatu tindakan atas nama orang lain tanpa melalui prosedur yang telah ditentukan. Bahkan jika seseorang tersebut telah mendapat izin dari orang yang bersangkutan secara lisan, tetap tidak bisa sembarangan melaksanakan wewenang yang telah diberikan. Harus ada suatu pernyataan resmi yang tertulis dan disepakati oleh kedua pihak terkait. Sebab-sebabnya pun harus jelas, kenapa kita tidak dapat melakukan suatu hal dan terpaksa melimpahkan kewenangan itu kepada pihak lain untuk mewakili kita melaksanakan tugas atau kegiatan tertentu atas nama kita. Prosedur yang dimaksud di sini salah satunya adalah dengan memberikan Surat Kuasa kepada orang tersebut.
Contoh Surat Kuasa

Contoh Surat Kuasa

Contoh Surat Kuasa merupakan suatu jenis surat resmi yang isi atau tujuannya adalah untuk memberikan suatu kuasa atau wewenang kepada pihak tertentu untuk melaksanakan suatu tugas tertentu atas nama si pemberi kuasa. Dengan menggunakan Surat Kuasa ini maka tidak akan ada keraguan terhadap si penerima kuasa karena telah memiliki bukti perintah resmi dari si pemberi kuasa yang bersangkutan.

Ada beberapa jenis atau kategori surat kuasa, di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Surat Kuasa Perseorangan

Surat Kuasa Perseorangan adalah surat kuasa yang dibuat oleh seseorang dan ditujukan kepada orang lain yang dipercayai untuk melakukan suatu tugas atau mengurus keperluan tertentu atas nama si pemberi kuasa tersebut.

2. Surat Kuasa Kedinasan

Surat Kuasa Kedinasan adalah surat kuasa yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan atau instansi kedinasan tertentu kepada seseorang untuk melaksanakan tugas tertentu. Surat kuasa kedinasan ini juga dapat dibuat oleh seorang pimpinan atau atasan yang ditujukan kepada bawahannya untuk mewakilinya mengerjakan suatu tugas atau kegiatan tertentu.

3. Surat Kuasa Istimewa

Surat Kuasa Istimewa merupakan surat kuasa yang disusun dan ditujukan kepada pihak tertentu yang memiliki kemampuan istimewa seperti pengacara atau ahli hukum yang tujuannya adalah untuk mewakili si pemberi kuasa dalam mengurus hal-hal yang berkaitan dengan pengadilan.

Ada juga beberapa kategori lain penggolongan surat kuasa, misalnya ditinjau dari segi sifatnya surat kuasa terdiri dari :

1. Surat Kuasa Formal

Dalam Surat Kuasa Formal harus menggunakan seorang saksi dan juga mencantumkan materai.

2. Surat Kuasa Non-Formal

Surat Kuasa Non-Formal isinya tidak jauh berbeda dengan surat kuasa pada umumnya hanya saja tidak membutuhkan saksi maupun materai.

Ada lagi penggolongan jenis surat kuasa lainnya, misalnya :

1. Surat Kuasa Umum

Surat Kuasa Umum ini adalah surat kuasa yang dibuat oleh seseorang kepada pihak yang dipercayainya untuk mengurus hal-hal yang bersifat umum saja.

2. Surat Kuasa Khusus

Kebalikan dari Surat Kuasa Umum, dalam Surat Kuasa Khusus ini diatur secara lebih rinci hal-hal apa saja yang boleh dilakukan oleh penerima kuasa dan hal-hal apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh penerima kuasa. Disebutkan batasan-batasannya secara lebih jelas sehingga penerima kuasa hanya boleh melakukan hal-hal yang sudah ditentukan dalam surat kuasa tersebut.

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan surat kuasa sesuai aturan umum yang berlaku, antara lain :

1. Surat kuasa dibuat oleh seseorang karena ada hal tertentu sehingga si pemberi kuasa tidak dapat melakukan suatu tugas dan melimpahkan wewenang kepada orang yang dipercayainya dan tanpa ada unsur keterpaksaan antara kedua belah pihak.

2. Pada surat kuasa perseorangan tidak memerlukan nomor surat sedangkan pada surat kuasa kedinasan harus mencantumkan nomor surat dan juga terdapat cap atau stempel resmi dari instansi tersebut.

3. Surat kuasa yang berkaitan dengan keuangan atau harta benda hendaknya ditujukan kepada orang yang benar-benar dapat dipercaya misalnya keluarga.

4. Pemberi dan penerima kuasa haruslah sudah dewasa dan sehat secara jasmani maupun rohani.

5. Menyebutkan secara jelas identitas baik pemberi maupun penerima kuasa.

6. Menyebutkan secara jelas maksud dan tujuan dari surat kuasa tersebut.

7. Mencantumkan waktu pembuatan surat dan masa berlaku surat kuasa tersebut.

8. Surat kuasa harus ditandatangani oleh kedua belah pihak baik pemberi maupun penerima sebagai bukti bahwa kesepakatan tersebut telah disetujui bersama(bubuhkan juga materai jika memang diperlukan).

Untuk lebih memperjelas para pembaca mengenai Surat Kuasa ini, berikut saya berikan beberapa Contoh Surat Kuasa yang Baik dan Benar. Semoga dapat membantu para pembaca dalam menyusun Surat Kuasa yang diperlukan.

Contoh 1 :

Contoh Surat Kuasa Perwakilan Kuasa KRS

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Joko Riyono

NIM : 5131011010

Prodi : Sistem Komputer

Dengan ini memberikan kuasa kepada :

Nama : Ahmad Ridlo F. R.

NIM : 5131011016

Prodi : Sistem Komputer

Untuk mewakili saya dalam proses ACC KRS(Kartu Rencana Studi) di Universitas Teknologi Yogyakarta.

Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan harap dipergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

Yogyakarta, 19 November 2015

Penerima kuasa, Pemberi kuasa,

[Materai 6000]

Ahmad Ridlo F. R. Joko Riyono

Contoh 2 :

Contoh Surat Kuasa Mewakili Seseorang dalam undangan Acara.

KOPS SURAT

SURAT KUASA

Nomor : ……………..

Yang bertanda tangan di bawah ini, bertindak sebagai pihak pertama :

Nama : Joko Riyono, M.Kom.

Nama Instansi : PT. Maju Sejahtera Jaya Abadi, Tbk.

Jabatan : Direktur Utama

Alamat : Jalan Bukit Indah 514, Pati, Jawa Tengah

Nomor Telepon : 021-23456789

Nomor Fax : 021-23456780

Dengan ini memberikan kuasa sepenuhnya kepada pihak kedua :

Nama : Ahmad Ridlo F. R., S.Kom.

Nomor KTP : ……………..

Jabatan : Manager Pemasaran

Alamat : Jalan Sunan Gunung Muria 123, Kudus, Jawa Tengah

Nomor Telepon : 081234567890

Nomor Fax : –

Untuk mewakili pihak pertama dalam acara peresmian gedung cabang PT. Maju Sejahtera Jaya Abadi, Tbk. yang baru di Jakarta tanggal 20 November 2015 dan pada pertemuan para dewan petinggi perusahaan. Dikarenakan pihak pertama sedang berada di luar negeri pada saat acara berlangsung.

Demikian surat kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan harap dimanfaatkan sebagaimana seharusnya.

Pati, 19 November 2015

Pihak kedua, Pihak pertama,

[Materai 6000]

Ahmad Ridlo F. R., S.Kom. Joko Riyono, M.Kom.

Contoh 3 :

Contoh Surat Kuasa Mengurus Tanah/Rumah atau Warisan

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Yarno

Alamat : ……………..

Usia : ……………..

Nomor KTP : ……………..

Pekerjaan : Petani

Memberikan kuasa sepenuhnya kepada :

Nama : Joko Riyono, S.H.

Alamat : ……………..

Usia : ……………..

Nomor KTP : ……………..

Pekerjaan : Pengacara

Untuk menghadap ke Pengadilan Negeri Pati guna mengurus proses pembagian harta warisan berupa tanah seluas 100 hektar di Desa Ronggo, Kec. Jaken, Kab. Pati bersama para ahli waris sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Berhubung orang yang bersangkutan telah berusia lanjut dan kondisinya tidak memungkinkan maka diharapkan agar surat kuasa ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Pati, 19 November 2015

Penerima kuasa, Pemberi kuasa,

[Materai 6000]

Joko Riyono, S.H. Yarno